kawah putih

Wisata Kawah Putih Ciwidey

Kawah Putih / white crater yang beralamat di Jl.Raya Soreang Ciwidey KM.25 Kabupaten Bandung adalah danau kawah yang mencolok dan tempat wisata alam di gunung (berapi) Patuha sekitar 50 km selatan Bandung di Jawa Barat di Indonesia, tepatnya berada di Desa Alamendah dan Desa Sugihmukti Kecamatan Rancabali Ciwidey. Danau Kawah Putih (7,10 ° S 107,24 ° BT) adalah salah satu dari dua kawah yang membentuk Gunung Patuha , sebuah stratovolcano andesit (gunung berapi “komposit”)

Kawah Putih merupakan destinasi wisata super duper menawan yang menjadi magnet pariwisata Ciwidey. Rekomended banget untuk dikunjungi siapapun dan rugi banget kalo datang ke Bandung Selatan tidak mengunjungi objek wisata ini. Berada pada ketinggian 2434 meter di atas permukaan laut (mdpl), posisi kawah ini berada di tempat tertinggi di wilayah Ciwidey Bandung Selatan Jawa Barat. Seperti halnya kawah-kawah lain di Indonesia, ini kawah adalah kawah aktif gunung berapi. Tapi tidak usah khawatir, kawasan ini sangat aman bagi manusia dan makhluk hidup lainnya karena sistem volkaniknya relatif stabil tanpa catatan aktifitas signifikan sejak tahun seitar tahun 1600-an.

Apa sih is istimewanya objek wisata ini?. Jika anda berselancar di mesin pencari online buat mencari fhoto kawah putih, dari situ akan didapati sedikit gambaran keindahan tentang tempat ini. Situs Kawah Putih mulai dibuka untuk pengunjung pada tahun 1987. Iklim lokal seringkali cukup dingin (suhu sering sekitar 10 derajat Celcius). Ini membuat perubahan cepat dari kelembaban dataran utara Jawa dan ibu kota Jakarta.

Kawah Putih adalah danau asam yang sangat besar (pH 0,5-1,3) yang mengubah warna dari hijau ke putih keabu-abuan, atau coklat, tergantung pada konsentrasi sulfur dan suhu atau keadaan oksidasi. Pasir dan batu di sekitar danau juga tercuci warna keputihan melalui interaksi dengan air danau yang asam (dengan kemungkinan presipitasi mineral juga). Air kawahnya yang putih kehijau-hijauan aadalah pemandangan luar biasa yang tidak ditemui di kawah lain di Indonesia tercinta.

Aksesibiltas

billboarad kawah putih
Bill Board Besar Kawah Putih

Akses masuk ke kawasan kawah putih berada di sebelah kiri jalan utama dari arah Bandung menuju Rancabali. Waktu tempuh dari pusat kota Bandung, tergantung pada lalu lintas di dalam danluar kota BAndung, perjalanan normal 1,5 jam, kondisi macet bisa mencapi 2 -3 jam. Belokan dari jalan utama ke Kawah Putih tidak sulit untuk ditemukan: ada papan besar di sebelah kiri jalan utama dan gerbang masuk yang menonjol. sepanjang jalan akses 5 km. Fasilitas masuk dan lokasi kawah dikelola dengan baik oleh staf dari perusahaan kehutanan milik negara Perhutani.

ontang anting
Bill Board Besar Kawah Putih

Lokasi utama Danau kawah putih berada kurang lebih 5km dari pintu gerbang masuk bawah dapat dicapai dengan kendaraan pribadi roda 4 langsung dari gerbang tiket masuk. Tapi mohon maaf Sepeda motor tidak diperkenankan naik k lokasi danau kawah. Wisatawan rombongan yang menggunakan kendaraan bis dan kendaraan umum lainnya diangkut oleh ontang-anting, kendaraan khusus angkutan menuju danau kawah putih dari terminal/shuttlecar setelah pintu gerbang masuk. Sistem keberangkatan ontang-anting ini biasa nya setelah mobil terisi 12 orang wisatawan baru diberangkatkan.

kawah putih night

Daya tarik terbaru kami, Pawah Putih Sunan Ibu: sunrise point & fhoto shot.

Jam Buka Pelayanan

jam buka kawwah putih
Gerbang tiketing Kawah Putih

Pelayanan gerbang masuk tiketing wisata kawah putih dibuka mulai jam 07.00 sampai jam 15.00. Waktu yang tertera di Sign board terpasang di gerbang tiket masuk adalah tidak tetap. Hal ini tergantung kondisi cuaca yang terjadi pada hari kunjungan.

Fasilitas

Fasilitas wisata kawah putih merupakan sarana penunjang yang dibangun oleh pengelola untk kemudahan dan pemenuhan kebutuhan wisatawan dalam menikmati liburan disini. Sarana penunjang tersedia antara lain:

  1. Masjid Besar
  2. Area Parkir Yang luas
  3. Rumah dan Warung Makan
  4. MCK Umum
  5. Shuttle car yang aman, nyaman dam ,menarik
  6. Shelter
  7. jalan lebar dan hotmix
  8. kios cinderamata
  9. Alat Transfortasi angkutan ke lokasi sangat layak, unik, dan aman
  10. Penginapan berada tepat didepan billboard besar kawah putih di pinggir jalan utama

Harga Tiket Masuk

Seperti halnya di seluruh destinasi wisata di Indonesia, di sini pun berlaku Harga Tiket Masuk yang besaran harganya ditetapkan oleh pengelola. Harga Tiket Masuk yang berlku di Wisata Kawah Putih tahun 2018 ini, yakni:

harga sewaktu-waktu bisa berubah.
# Komponen Harga (Rp) Ket.
1 Wisatawan Lokal 20.000 per Orang
2 Wisatawan Mancanegara 75.000 Per Orang
3 Ontang-Anting 15.000 per Orang
4 PreWedding 500.000 per pax
5 Shooting Film dan Promosi Produk 1.500.000 per pax
6 Parkir Bawah R2 5.000 per unit motor
7 Parkir Bawah R4 6.000 per unit mobil
8 Parkir bawah R6 25.000 per unit mobil

Legenda Kawah Putih

Gunung Patuha konon berasal dari nama Pak Tua atau ”Patuha”. Masyarakat setempat sering menyebutnya dengan Gunung Sepuh. Dahulu masyarakat setempat menganggap kawasan Gunung Patuha dan Kawah Putih ini sebagai daerah yang angker, tidak seorang pun yang berani menjamah atau menuju ke sana. Konon karena angkernya, burung yang terbang melintas di atas kawah pun akan mati.

Misteri keindahan danau Kawah Putih terungkap pada tahun 1837 oleh seorang peneliti botanis Belanda kelahiran Jerman, Dr. Franz Wilhelm Junghuhn (1809-1864) yang melakukan penelitian di kawasan ini. Sebagai seorang ilmuwan, Junghuhn tidak mempercayai begitu saja cerita masyarakat setempat. Saat ia melakukan perjalanan penelitiannya menembus hutan belantara Gunung Patuha, akhirnya ia menemukan sebuah danau kawah yang indah. Sebagaimana halnya sebuah kawah gunung, dari dalam danau keluar semburan aliran lava belerang beserta gas dan baunya yang menusuk hidung. Dari hal tersebut terungkap bahwa kandungan belerang yang sangat tinggi itulah yang menyebabkan burung enggan untuk terbang melintas di atas permukaan danau Kawah Putih.

Karena kandungan belerang di danau kawah tersebut sangat tinggi, pada zaman pemerintahan Belanda sempat dibangun pabrik belerang dengan nama Zwavel Ontgining ‘Kawah Putih’. Kemudian pada zaman Jepang, usaha tersebut dilanjutkan dengan nama Kawah Putih Kenzanka Gokoya Ciwidey yang langsung berada di bawah penguasaan militer Jepang.

Di sekitar kawasan Kawah Putih terdapat beberapa makam leluhur, antara lain makam Eyang Jaga Satru, Eyang Rongga Sadana, Eyang Camat, Eyang Ngabai, Eyang Barabak, Eyang Baskom, dan Eyang Jambrong. Salah satu puncak Gunung Patuha yakni Puncak Kapuk, konon merupakan tempat pertemuan para leluhur yang dipimpin oleh Eyang Jaga Satru. Konon, di tempat ini terkadang secara gaib terlihat sekumpulan domba berbulu putih yang oleh masyarakat disebut domba lukutan.

Danau Kawah Putih memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Air di danau kawahnya dapat berubah warna, kadangkala berwarna hijau apel kebiru-biruan bila terik matahari dan cuaca terang, terkadang pula berwarna coklat susu. Paling sering terlihat airnya berwarna putih disertai kabut tebal di atas permukaan kawah. Selain permukaan kawah yang berwarna putih, pasir dan bebatuan di sekitarnya pun didominasi warna putih, oleh karena itu kawah tersebut dinamakan Kawah Putih.